Minggu, 20 Maret 2011

FF : I Think ... I Love You [Chapther 6 - End]



Author: Eonni k4D / @Eonn1k4D / facebook / blogspot
Genre: Romance
Rating: PG15
Cast
  • Jung Yong Hwa
  • Lee Jong Hyun
  • Seo Hyo Rim 
  • Kang Min Hyuk 
  • Lee Jung Shin
Lenght : Chapthered
Disclamer : Member CNBlue adalah benar namun karakter dan cerita adalah milik author
Pernah diposting di: http://ffcnblue.blogspot.com


Note : Chapther 1Chapther 2 , Chapther 3 , Chapther 4 , Chapther 5





Bulan setengah menggantung di balik awan. Sebentar lagi mungkin akan turun hujan. HyoRim merapatkan mantelnya saat angin dingin menerpa. Tess .. tess .. gerimis mulai turun.

“ Aiihh kenapa tadi nggak kuterima tawaran MinHyuk-ssi yg ingin mengantarkanku pulang .” gerutu HyoRim menyesal. Bergegas HyoRim lari ke arah halte bus menghindari hujan yang semakin deras. Sudah 3 bulan ini HyoRim menjadi asisten perawat di klinik MinHyuk. Kliniknya memang masih baru buka tapi pasiennya semakin hari semakin bertambah, membuat para perawat dan terutama MinHyuk sebagai dokter kewalahan hingga terkadang mereka bekerja lembur.

“ Bisnya lama banget sih. Brrbb dingin .” guman HyoRim sambil menggosok-gosokkan telapak tangannya agar tercipta sedikit kehangatan. Tanpa di sadari sebuah mobil berhenti di depannya. Dan saat pengemudinya turun dan menghampiri mata HyoRim terbelalak lebar.

“ YongHwa-ssi ?.” bisik HyoRim kaget melihat YongHwa berdiri di hadapannya.

“ Masuk nanti kau kedinginan .” YongHwa menarik jemari HyoRim dan mendorongnya agar masuk ke mobil. HyoRim heran melihat sikap YongHwa yang akhir-akhir ini berubah terhadapnya.
 
Flashback 3 bulan yang lalu

“ Hyung, bagaimana keadaannmu. Apa kau baik baik saja ?.” seseorang tiba-tiba membuka pintu mengagetkan YongHwa dan HyoRim. Serentak keduanya melepaskan pelukan dan mendapati JongHyun berdiri di depan pintu kamar dengan sorot mata tajam penuh tanya.

“ JongHyun-ssi .” HyoRim kaget melihatnya.

“ Tinggalkan kami HyoRim. Aku ingin bicara berdua dengannya .” perintah YongHwa dingin. HyoRim beringsut keluar dari kamar. Tak lama kemudian terdengar teriakan-teriakan yang tidak jelas dari kamar itu. HyoRim terduduk lesu di dapur seolah menanti hukuman. Tapi apa kesalahanku pikirnya bingung.

“ Sedang ngapain disini sendirian  Bagaimana hyung, apa dia sudah makan ?.” tanya MinHyuk mengagetkan.

“ Baru saja kusuapi tapi sekarang mungkin dia sedang bertengkar dengan JongHyun-ssi.”

“ Mwoo JongHyun hyung datang ? Kok aku tidak tahu .”

“ Aku juga tidak tahu kapan dia datang. Tau-tau sudah masuk kamar dan sekarang mereka berdua sepertinya sedang ribut .” MinHyuk tersenyum mendengar jawaban HyoRim.

“ Ne .. aku tahu penyebabnya. Aha haaii .” kali ini MinHyuk malah tertawa geli. Tak lama kemudian JongHyun masuk dapur dengan pipi lebam membiru.

“ Kalian saling pukul ?. Aiisshh ada apa sih dengan kalian .” HyoRim bergegas mengambil es batu untuk mengkompres pipi JongHyun.

“ Semua ini gara-gara kau HyoRim .”

“ Haa ? kenapa gara-gara aku ?.” tanya HyoRim tak mengerti.

" Kau juga kuperingatkan MinHyuk. Kalau kau ingin selamat segera keluar dari rumah ini dan cari tempat sendiri. Aaiisshh kurasa hyung kita sudah gila .” gerutu JongHyun.

“ Gila karena cinta ? Aku suda tahu kok .” sahut MinHyuk disambut tawa JongHyun. HyoRim semakin tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. YongHwa sudah gila karena cinta ? Apa maksudnya itu.

Back story

“ Kenapa diam saja ? Kau sudah makan ?.” tanya YongHwa memecah keheningan.

“ Tadi sudah di traktir MinHyuk-ssi sebelum kami pulang .” jawab HyoRim singkat.

“ Kami ? maksudmu … “

“ Maksudku kami semua pegawai klinik di traktir MinHyuk-ssi. Memangnya kenapa ?.”

“ Nggak apa-apa .” kata YongHwa. Suasana dalam mobil jadi canggung karena keduanya sama-sama terdiam.

HyoRim pov

Ihh kenapa jadi nggak enak begini sih. Knapa juga YongHwa-ssi menjemputku. Ah mungkin hanya kebetulan saja. Tapi kalau diam diam begini kan nggak enak. Mau buka obrolan namun apa yang mesti di obrolkan ya. Di rumah saja dia dan aku jarang banget bercakap-cakap. Ahh stel cd aja ….

YongHwa pov

Aigooo sudah hampir sejam aku menunggunya di sudut halte tadi. Sekarang setelah bersama aku malah nggak bisa ngomong apa-apa. Aarrgghh kalau diam begini aneh rasanya. Stel cd aja …

Autor pov

Tangan HyoRim terulur pada panel cd di dashboard dan tak di sangka YongHwa juga melakukan hal yang sama. Jemari mereka bersentuhan, keduanya sama-sama menoleh dan saling menatap.

“ Mian ….” ucap HyoRim menarik tangannya tapi YongHwa segera meraih dan mengenggam erat jemari HyoRim tanpa berkata apa-apa hingga mereka sampai rumah. Mesin mobil telah dimatikan tapi tak ada yang beranjak keluar dari mobil, HyoRim melirik gelisah YongHwa yang masih tetap mengenggam jemarinya.

“ Mian HyoRim atas sikapku selama ini padamu. Aku telah banyak salah paham terhadapmu .” kata YongHwa.

“ YongHwa-ssi … “ ucap HyoRim perlahan.

“ Awalnya aku menuduhmu sebagai simpanan appa. Lalu kau berkencan dengan JongHyun dan juga mendekati MinHyuk. Salahkan saja aku jika menuduhmu sebagai yeoja gampangan dan materialistis. Mianhe HyoRim … mianhe .” YongHwa tulus meminta maaf. Mata HyoRim terbelalak lebar mendengar permintaan YongHwa yang agak janggal itu. Seorang YongHwa meminta maaf ... aiiihhh.

“ Tapi antara aku dan JongHyun …. “ HyoRim mencoba menerangkan.

“ Ne ... JongHyun sudah cerita semuanya kepadaku setelah kami bertengkar tempo hari .” ingatan HyoRim melayang saat pipi JongHyun lebam biru dan kala HyoRim masuk kamar YongHwa untuk membereskan sisa sarapan, keadaan YongHwa tak jauh beda, malah lebih banyak lebam dari pada JongHyun.

“ Kuakui semua ini terjadi karena aku cemburu …. .” YongHwa menghela nafas sebelum melanjutkan ucapannya

“ Dangsineul saranghaeyo HyoRim. Aku jatuh cinta kepadamu .” mulut HyoRim membuka saking kagetnya dan malah tak menjawab pernyataan cinta YongHwa yang tiba-tiba itu. Tak salah dengarkah telingaku bisik HyoRim dalam hati.

“ Aiishh kau malah bengong seperti ini .” kata YongHwa kesal

“ Tapi kau akan lebih cantik jika mulutmu tidak terbuka seperti itu .” YongHwa meraih kepala HyoRim dan mengecup bibirnya sepintas.

“ YongHwa-ssi … “ kata HyoRim kaget.

“ Mulai sekarang kau panggil aku oppa. Arrasso .. oppa .” kata YongHwa sambil tersenyum. Pipi HyoRim bersemburat pink mendengarnya.

“ Oppa … “ HyoRim menirukan.

“ Bagus .. sekarang kau yeoja-cingu ku. Dan untuk menghindari hal-hal yang tidak kuinginkan. Sebaiknya kita cepat-cepat menikah saja. Setuju ?.”

“ Mwoo … MENIKAH ?. Tapi aku kan belum menerima cintamu .”

“ Apa kau bilang ? Masih berani untuk menolakku setelah kucium kau tadi. Atau mau kucium ulang biar kau benar-benar yakin aku mencintaimu." kata YongHwa sambil mencondongkan tubuhnya lagi. HyoRim cepat-cepat mundur tapi punggungnya tertahan pintu mobil yang memang belum dibuka.

" Tapi-tapi .. kalau untuk menikah kita ...  kita..." dengan gugup HyoRim mencoba mengelak.

" Tentu saja kita akan segera menikah. Apa kau kira aku sanggup berjauhan darimu sementara kita tinggal satu rumah begini. Aiisshh dasar … “ kata YongHwa sambil perlahan mencondongkan tubuhnya kearah HyoRim yang kali ini tidak mencoba mundur. Pelupuk mata HyoRim perlahan menutup saat bibir YongHwa  lembut mengecup bibirnya.

---

“ Ihhh jinjaaii .. coba lihat itu hyung. YongHwa hyung dengan istri barunya .. iihhhh.” kata MinHyuk seraya menyikut rusuk JongHyun. JungShin yang berdiri di sebelah JongHyun juga ikut memperhatikan YongHwa dan HyoRim yang sedang berdansa walz pertama sebagai suami istri saling bertatapan penuh mesra.

“ Kalian berdua pasti akan segera menyusul YongHwa hyung .” guman JungShin santai.

“ Ani aniiiiyoo .. aku tidak ingin menikah. Kau juga kan hyung ” sahut MinHyuk cepat sambil menoleh ke arah JongHyun.

“ Haa ? apa katamu barusan ?.” JongHyun balik naya.

“ Aiiisshh kau sedang melamun apa sih, dari tadi nggak konsen begini. Mikirin perempuan ya ?.” tanya MinHyuk penuh selidik. JongHyun hanya menghela nafas tidak menjawab sambil memandangi kedua pasangan yang sedang berbahagia berayun di lantai dansa itu. Senyuman selalu tersungging di bibir keduanya, mata saling memandang penuh kemesraan sesekali YongHwa mengecup bibir HyoRim yang sekarang telah resmi menjadi istrinya. Ahh membuat iri saja guman JongHyun dalam hati.


The End story I Think .. I Love You

Tunggu cerita lain Klan CNBlue di episode mendatang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa komentarnya ya